headerphoto

LOMBOK BARAT UNGGUL, MANDIRI, SEJAHTERA DAN BERMARTABAT DILANDASI NILAI PATUT PATUH PATJU

Garam Rakyat Diguyur Rupiah

Senin, 25 September 2017 14:24:44 - oleh : admin
Garam Rakyat Diguyur Rupiah

GIRI MENANG - Guna mengakselerasi angka penurunan kemiskinan, Pemkab Lombok Barat (Lobar) akan fokus mengintervensi program garam rakyat. Tahun depan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) bersama Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lobar bakal menggelontorkan anggaran Rp 3 Miliar sampai Rp 4 Miliar untuk mendukung program ini.

Anggaran besar itu untuk membangun fasilitas penunjang seperti saluran induk, ulir (penampungan air), dan sarana prasarana lain di Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong. Alokasi anggarannya mulai dimasukkan dalam APBD tahun 2018 mendatang.

Hal ini menindaklanjuti usulan dari kelompok petani garam ketika Kepala Bappeda H Baehaqi dan Kadis DKP Lobar H Ahmad Subandi bersama jajaran turun ke wilayah Dusun Beretong, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong.

Menurut Ketua Kelompok Petani Garam Beretong Bangkit Mahyudin, perkembangan produksi garam di wilayahnya cukup bagus. Kualitas garamnya meningkat karena cuaca mendukung.

“Permintaan dari pihak pembeli banyak sekali. Bahkan dari tengkulak sudah memberikan panjar,” selorohnya.

Disebutkan, produksi garam dalam sekali panen sebanyak tujuh ton. Itu terjadi pada tahun 2015.

Namun saat ini menurun menjadi lima sampai enam ton per petak. Penyebabnya, air untuk memproses garam terlambat. Para petani garam di sini tidak punya tempat penampungan air. Sehingga, mereka harus menunggu air pasang.

Namun dari sisi kualitas, garam yang dihasilkan lebih bagus. Kandungan NaCl-nya lebih tinggi sebesar 90. Ini karena cuacanya memang bagus.

Luas lahan yang digarap para petani garam di Desa Cendi Manik sekitar 12 hektare (ha). Namun untuk tahap pertama tahun 2015, lahan baru dibuka 10 ha. Sementara satu ha sisanya untuk penampungan air. Satu hektarnya lagi untuk meja garam.

Sedangkan total petak garam yang dibuat petani, sebanyak 34 petak. Namun yang baru digarap 16 petak.

Kemudian untuk rata-rata total produksi, selama empat bulan sampai turun hujan mengacu data tahun 2015 lalu sebanyak 98 ton per hektar. Tahun ini, per petak mampu diproduksi 25 ton dengan dua kali panen. Sehingga dalam sebulan diproduksi 50 ton. Total produksi per tahun (dengan empat bulan masa produksi) bisa mencapai 200 ton.

“Jika semua lahan digarap 16 petak, produksinya 3.200 ton dengan luas lahan 10 hektar, maka produksi setahun 32 ribu ton,” jelasnya.

Untuk memproduksi garam mulai proses awal hingga panen dibutuhkan waktu 20 hari. Tahapan yang butuh waktu ketika menaikkan air ke meja garam sebelum mencetak garam, lalu pindah lagi ke meja garam yang lain untuk memperoleh kadar garam yang bagus.

Menurutnya, pengembangan garam geo isolator di Cendi Manik ini merupakan satu-satunya di Lobar. Diakui, kendala yang dihadapi saat ini terkait penampungan air untuk memperoleh air tua sebagai bahan membuat garam.

Sejauh ini penampungan air ini tidak ada, selain itu saluran air yang sempit dan dangkal sepanjang tiga kilometer. Sehingga kerap kali mengakibatkan proses pembuatan garam terlambat.

“Karena itu kami meminta bantuan ke Kadis DKP dan Bappeda membuatkan ulir (tempat penampungan air tua) selain itu saluran induk sepanjang tiga kilometer karena selama ini selalu kekurangan air, kami minta agar salurannya diperdalam,” imbuhnya.

Menurutnya, jika ada penampungan air dan saluran diperbaiki, maka target pembuatan garam 100 ton per bulan bisa dicapai.

Menangapi hal ini, Kadis DKP H Ahmad Subandi mengatakan, kendala yang dihadapi petani garam akan teratasi tahun depan. “Selesai uji coba panen dan melihat kondisi petani garam ini, kami langsung buat RAB. Kami akan bangunkan saluran induk, ulir, geo isolator, perbanyak meja garam. Pak bupati sendiri berkomitmen untuk program ini,” terang Subandi.

Apalagi, sambungnya, pemda tengah memprogramkan penanganan masyarakat miskin di pesisir. Agar naik derajatnya menjadi tidak miskin lagi.

Selain mengembangkan program geo isolator ini, pihaknya juga mengintervensi pemberdayaan petani garam rebus.

Mengapa demikian? Ia menjelaskan, karena dalam setahun petani garam geo isolator hanya berproduksi selama musim panas dengan maksimal enam bulan, dan minimal empat bulan. Untuk mengisi waktu, para istri petani garam diberdayakan melalui sistem perebusan sebanyak 114 orang yang bergerak di sektor ini.

Yang diperlukan petani garam ini, jelasnya, sarana prasarana pendukung. Seperti gudang. Sehingga ketika musim panas, bahan baku dapat disimpan. Dan ketika musim hujan tiba bahan baku bisa dipakai.

Selain gudang bahan baku dan garam, para petani didorong untuk tidak memikirkan pasar. Namun memikirkan produksi. Sebab untuk pasar, sudah ada kerja sama dengan Koperasi Bina Laut.

“Kami juga harapkan selain ASN, garam juga bisa masuk ke Alfamart dan Indomaret supaya tetap mendapatkan harga yang layak dan pemasaran yang pasti,” jelasnya.

Kepala Bappeda Lobar H Baehaqi menambahkan, program garam rakyat ini merupakan kabijakan dari Bupati untuk meningkatkan aspek pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. “Program ini untuk bagaimana mengakeselerasi penurunan kemiskinan,” tegas Baehaqi.

Melalui program ini, Pemda akan mendorong pemberdayaan masyarakat. Sebab, jika berbicara ekonomi kerakyatan, kuncinya adalah pemberdayaan masyarakat.

Pihaknya berkomitmen akan memperhatikan petani geo isolator, sebab kapasitas produksinya luar biasa. “Kami akan anggarkan dana Rp 3 miliar sampai Rp 4 miliar tahun depan untuk membangun sejumlah sarana prasarana pengembangan petani garam geo isolator,” tandasnya. (ewi/r5)


sumber : http://www.lombokpost.net/2017/09/19/garam-rakyat-diguyur-rupiah/

kirim Artikel ini ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Artikel" Lainnya

Kalender Event

« Dec 2017 »
M S S R K J S
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6

Presentasi CPC


Testimoni Center Plan Clinic

Seputar Dana Desa



Live Traffic

Pesan Singkat

Online Support

andie
Status YM
deny
Status YM

Statistik Situs


Visitors :820519 Org
Hits : 2386905 hits
Month : 752 Users
Today : 87 Users
Online : 1 Users