headerphoto

LOMBOK BARAT UNGGUL, MANDIRI, SEJAHTERA DAN BERMARTABAT DILANDASI NILAI PATUT PATUH PATJU

Informasi Wilayah

Informasi Wilayah

Luas Wilayah dan Batas Administrasi

Kabupaten Lombok Barat merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan luas wilayah 1.053,92 km2. Secara geografis, Kabupaten Lombok Barat berada di 115,46° - 116,20° Bujur Timur dan 8,25° - 8,55° Lintang Selatan, dengan batas wilayah sebagai berikut :
Sebelah Utara : Lombok Utara
Sebelah Selatan : Samudera Hindia
Sebelah Barat : Selat Lombok dan Kota Mataram
Sebelah Timur : Lombok Tengah

Secara administrasi Kabupaten Lombok Barat terdiri dari 10 kecamatan dengan 3 kelurahan dan 119 desa serta 820 jumlah dusun. Kecamatan Gerung merupakan Ibu Kota Kabupaten sekaligus sebagai pusat pemerintahan.

 

Topografi

Berdasarkan kondisi topografinya, wilayah Kabupaten Lombok Barat dikategorikan sebagai berikut :

  1. ketinggian 0 - 100 meter di atas permukaan laut, memiliki luas sebesar 34.800 Ha atau 40,80% dari luas wilayah Kabupaten Lombok Barat.
  2. ketinggian 100-500 meter, memiliki luas wilayah sebesar 40.966 Ha atau 48% dari luas wilayah Kabupaten Lombok Barat.
  3. ketinggian 500-1000 meter memiliki luas wilayah 8.650 Ha atau 10,1% dari luas  wilayah Kabupaten Lombok Barat, dan
  4. ketinggian 1000 meter keatas seluas 885 Ha atau 1,0% dari luas wilayah Kabupaten Lombok Barat.

 

Klimatologi
Kabupaten Lombok Barat termasuk wilayah yang beriklim tropis, dengan dua musim, yakni musim kemarau (April – September) dan musim hujan (Oktober – Maret) dengan temperatur / suhu udara rata - rata berkisar antara 21,03°C – 32,78°C dimana suhu maksimum terjadi pada bulan Oktober dan November dengan suhu 33,8°C serta suhu terendah yang mencapai 17°C yang terjadi pada bulan Agustus.

 

Hidrologi
Pendataan jaringan irigasi dirinci berdasarkan wilayah pengamat pengairan diantaranya meliputi luas areal daerah irigasi (DI), bangunan utama/bendung (beserta kondisinya), bangunan pelengkap, panjang saluran, jaringan irigasi serta sumber – sumber air irigasi. Terdapat 3 (tiga) wilayah pengamat pengairan di Kabupaten Lombok Barat yaitu Pengamat Gunungsari, Narmada dan Kediri. Untuk wilayah pengamat Gunungsari, luas irigasi baku mencapai sekitar 3.118 ha, luas irigasi potensial sekitar 3.118 ha dan luas irigasi teknis sekitar 2,776 ha. Di Pengamat Gunungsari terdapat 10 bendung dengan 5 buah bendung dalam kondisi baik dan 5 buah dalam kondisi rusak ringan. Untuk wilayah Pengamat Narmada, luas irigasi baku sekitar 4.333 ha, luas irigasi potensial sekitar 4.333 ha, luas irigasi teknis sekitar 1.253 ha dan luas irigasi semi teknis sekitar 1.959 ha. Jumlah bendung di Wilayah Pengamat Narmada ada 8 buah dengan rincian kondisi baik ada 6 buah dan 2 buah dalam kondisi rusak ringan. Untuk wilayah pengamat Kediri, luas irigasi baku sekitar 7.841 ha, luas irigasi potensial sekitar 7.847 ha, luas irigasi teknis sekitar 5.353 ha dan luas irigasi semi teknis sekitar 829 ha. Ada 6 bendung, dimana 3 dalam kondisi baik, 2 rusak ringan dan 1 rusak berat.

 

Jumlah Penduduk
Berdasarkan Data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Barat sampai dengan tahun 2014, jumlah penduduk di Kabupaten Lombok Barat mencapai 644.586 jiwa yang terdiri dari laki – laki 315.094 jiwa (48,88%) dan perempuan 329.429 jiwa (51,10%). Dengan membandingkan banyaknya penduduk laki – laki dan perempuan, maka diketahui bahwa sex ratio penduduk Kabupaten Lombok Barat tahun 2014 sebesar 95,63 per 100.

 

Pendapatan Per Kapita (PDRB Perkaipta)
Pada tahun 2010 PDRB per kapita Kabupaten Lombok Barat mencapai 11,68 juta rupiah dan nilai ini terus meningkat hingga tahun 2014 mencapai 15,72 juta rupiah. Kendati PDRB per kapita digunakan untuk indikator kesejahteraan masyarakat makro, namun tidak bukan berarti satu orang penduduk Kabupaten Lombok Barat memiliki penghasilan 15,72 juta. Secara umum gambaran yang dapat diperoleh adalah bahwa secara makro perekonomian di Lombok Barat telah berkembang sehingga nilai tambah dari kegiatan ekonomi yang dihasilkan setara dengan 15,72 juta per penduduk Lombok Barat.

 

Kemiskinan
Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Lombok Barat selama kurun waktu tahun 2011–2012 mengalami penurunan, pada tahun 2013 jumlah penduduk miskin mencapai 111.000 jiwa atau sebesar 17,43% dari total jumlah penduduk Kabupaten Lombok Barat sedangkan pada tahun 2014 jumlah penduduk miskin mencapai 111.100 atau sebesar 17,2 %. Sehingga selama kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir angka kemiskinan mengalami penurunan sebesar 2,5% atau rata–rata 0,625% per tahunnya.

 

Angkatan Kerja
Hasil Sakernas Kabupaten Lombok Barat tahun 2014 terjadi peningkatan jumlah angkatan kerja dibandingkan dengan tahun 2013. Apabila di tahun 2013 angkatan kerja di Kabupaten Lombok Barat mencapai 268.670 jiwa namun pada tahun 2014 naik menjadi 291.325 jiwa. Hal ini berbanding lurus dengan kenaikan penduduk usia kerjanya, sehingga dapat diperoleh gambaran bahwa kenaikan penduduk usia kerja di Kabupaten Lombok Barat bergeser ke angkatan kerja.
Angkatan kerja laki-laki masih lebih banyak daripada perempuan di tahun 2014. Secara umum rasionya sendiri masih sama dengan tahun 2012 yaitu mencapai 6:4. Dari total angkatan kerja di Kabupaten Lombok Barat sebanyak 175.048 orang (56,1 persen) berjenis kelamin laki-laki dan 116.277 orang (43,9 persen) berjenis kelamin perempuan.

 

Penduduk Bekerja
Jumlah penduduk yang bekerja didalam angkatan kerja di Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2014 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu. Apabila pada tahun 2013 penduduk bekerja mencapai257.485 orang, pada tahun 2014 penduduk bekerja mencapai 291.325 orang. Dilihat dari komposisinya, tampak bahwa pada tahun 2014 jumlah penduduk bekerja laki-laki lebih banyak dibandingkan tahun 2013, dan sebaliknya jumlah penduduk bekerja perempuan justru mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dari sebanyak 291.325 angkatan kerja di Kabupaten Lombok Barat, 279.123 diantaranya merupakan penduduk bekerja.