headerphoto

LOMBOK BARAT UNGGUL, MANDIRI, SEJAHTERA DAN BERMARTABAT DILANDASI NILAI PATUT PATUH PATJU

Kehutanan

Kawasan hutan di Kabupaten Lombok Barat pada saat ini kondisinya lebih baik dari tahun–tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari menurunnya luas kawasan hutan yang telah rusak(kritis). Data Dinas Kehutanan menunjukkan, pada tahun 2009 luas lahan kritis sebesar 32.624,18 ha terdiri atas dalam kawasan hutan 16.363,60 ha dan di luar kawasan hutan mencapai sekitar 16.260,58 ha. Sedangkan pada tahun 2012 luas lahan kritis menurun menjadi 21.459,51 ha dengan lahan kritis dalam kawasan hutan 11.232,41 ha dan luar kawasan hutan 10.227,10 ha. Luas lahan kritis terus dapat ditekan hingga sampai akhir tahun 2013 tercatat 19.709,51 ha. Hal ini sebagai hasil dari program penanaman kembali lahan kritis yang ada.

Dari table di bawah ini menunjukkan bahwa selama tahun 2012–2014 hasil produksi kayu hutan di Kabupaten Lombok Barat mengalami fluktuatif dimana pada tahun 2013 jumlah produksi mencapai 7.735 batang mengalami penurunan di bandingkan tahun 2012 yang mencapai 12.635 batang, namun pada tahun 2014 mengalami kenaikan menjadi 12.432 batang. Ini menunjukkan bahwa produksi kayu menjadi salah satu komoditas bagi Kabupaten Lombok Barat di sector kehutanan.